Selasa, 15 Desember 2009

Percayakah Anda Mengurangi Makan Daging Bisa Menyelamatkan Bumi

Demi memuaskan nafsu makan terhadap daging, umat manusia membabat dan meratakan hutan hujan tropis yang berkaitan sangat erat dengan situasi eksistensi dirinya sendiri menjadi tanah peternakan dan pertanian. Sejumlah besar hormon antibiotik diinjeksikan kepada sapi-sapi dan bahan aditif kimiawi serta bahan pengawet ditambahkan pada bahan daging. Oleh karena itu, cuaca berubah tak lazim, lingkungan hidup tercemar, pasokan bahan makan terhambat, dan penyakit peradaban semakin marak dan lain-lain. Untuk itu, sebuah situs bernama The Daily Green, menyerukan kepada khalayak agar mengurangi konsumsi makan daging dan mengedepankan 10 manfaat yang tak terpikirkan. Selamatkan hutan hujan tropis Demi perluasan lahan pertanian dan peternakan, World Wildlife Fund memperkirakan, setiap tahun hutan hujan tropis seluas kota New York mengalami pengrusakan. Sesuai dengan pengumuman PBB, sebanyak 70 persen hutan hujan tropis di sungai Amazon Amerika Selatan telah diratakan dengan tanah dan digunakan untuk mengembala sapi. Penyaringan udara Barangkali Anda pernah mempunyai pengalaman memencet hidung tatkala melewati lahan peternakan. Tidak heran, setiap ekor ternak AS setiap tahunnya memproduksi sekitar 1,4 ton pupuk padat, sama dengan 130 kali lipat yang dihasilkan oleh manusia. Angka ini termasuk babi, ayam dan sapi, namun sapi mendominasi. Pertahankan kebersihan sumber air minum Duapertiga dari sapi sembelihan tumbuh dengan mengandalkan hormon (disebut juga doping), seperti steroid hormon, testosteron, progesterone dan lain-lain. Bahan kimia yang larut di dalam urin sapi itu telah mencemari sumber air bersih, menyeret dan mempengaruhi kemampuan reproduksi katak dan kelompok ikan.

About me

Foto saya
bengkulu, bengkulu, Indonesia
Himafi fkip unib, adalah organisasi naungan kami himpunan mahasiswa fisika fakultas pendidikan. kami disini ada untuk membagikan ilmu dan hal-hal tentang himafi ini.so.. yucan read it and enjoy it...